Berita > Berita Selengkapnya

Menuju Kurikulum Informatif, Jurusan Kimia FMIPA Unila Gelar Lokakarya Berskala Hybrid

Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Lokakarya Kurikulum Program Studi S1 Kimia dan Program Studi Magister Kimia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, (23/6/2025) secara hybrid di ruang Student Excellent Center, Jurusan Kimia FMIPA Unila dari pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA Unila, Dr. Eng. Heri Satria, M.Si. menegaskan dalam sambutannya “Kurikulum harus selaras dengan kebijakan Kampus Berdampak, serta memenuhi standar nasional pendidikan tinggi sebagai landasan dalam menjamin mutu lulusan. Pengembangan kurikulum sangat penting dilakukan, namun menurut Saya dalam prosesnya juga dibutuhkan pola pengembangan yang adaptif, inovatif dan berbasis capaian pembelajaran Outcome-Based Education (OBE)” ujar Dr. Eng. Heri Satria, M.Si. dalam sambutannya.

Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah penghimpunan dan analisis masukan dari alumni dan peserta lokakarya secara keseluruhan. Masukan tersebut mencakup kebutuhan kompetensi teknis (hard skills), keterampilan non-teknis (soft skills), kesiapan kerja, kemampuan adaptasi terhadap teknologi, serta relevansi materi pembelajaran dengan dinamika industri dan riset terkini.

Acara Lokakarya ini melibatkan beberapa perwakilan dari berbagai tingkatan, mulai dari dosen, alumni, dan pengguna lulusan dari beberapa sektor yang strategis. Selain itu, acara ini juga mengundang organisasi dari instansi pemerintah, industri, dan lembaga riset. Partisipasi tersebut mencakup organisasi profesi antara lain:

  1. Himpunan Kimia Indonesia (HKI)
  2. RSIA Bunda Liwa Lampung Barat
  3. PTCPP Kalianda
  4. BBPOM di Bandar Lampung
  5. UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Lampung
  6. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  7. Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  8. PT CPI Lampung

Diskusi berlangsung dengan baik, di mana seluruh peserta terlibat aktif dalam memberikan pandangan strategis terhadap pengembangan kurikulum. Integrasi hasil tracer study, umpan balik pengguna lulusan, serta pengalaman empiris alumni menjadi landasan penting dalam merumuskan kurikulum yang lebih kontekstual, adaptif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Kimia FMIPA Unila menargetkan terwujudnya kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga berorientasi global dan mendukung implementasi Kampus Berdampak, serta memenuhi kriteria akreditasi nasional maupun internasional. Kurikulum yang dihasilkan diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul, profesional, adaptif, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.


Sosial Media

Instagram: @official.kimiaunila⁠

YouTube: Kimia FMIPA Unila⁠