Mahasiswa Baru Prodi Magister Kimia 2019

12 Mahasiswa Baru Magister Kimia Angkatan 2019

Pada pukul 10.00 pagi 14 Agustus 2019, bertempat di Ruang Kuliah Lantai 2 Biokimia – Jurusan Kimia FMIPA Unila, sebanyak 12 orang mahasiswa baru Prodi Magister Kimia bersama dosen-dosen Jurusan Kimia, bertatap muka dan bersosialisasi.

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari 5 peer group di Jurusan Kimia. Kaprodi Magister Kimia, Prof. Dr. Rudy TM Situmeang, M.Sc., memperkenalkan Prodi dan Jurusan, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan perkenalan antara dosen dan mahasiwa.

Para mahasiswa baru tersebut (berdasarkan peer group peminatan) adalah : 

  1. Kimia fisik : Mahliani Erianti, Herliana, Rizky, Lutfi Afriani, dan Arik Irawan;
  2. Kimia Anorganik : Pina B. Pratiwi, Desria Monica;
  3. Kimia Analitik: Agus Apriyanto;
  4. BioKimia : Denis Prasetia;
  5. Kimia Organik : Arif (blm hadir), Tya Gita Putri Utami dan 1 mahasiswi yang belum hadir : Ajeng (alumni UNS)

Total 12 mhs/i Angkatan 2019 telah bersiap mengikuti perkuliahan Semester Ganjil TA 2019/2020 yang akan segera dimulai pada 19 Agustus 2019 mendatang.

Kunjungan Industri Mahasiswa S1 Kimia

Kunjungan Industri Mahasiswa S1-Kimia, 24 - 27 Juni 2019

Dalam upaya untuk lebih memahami dan memperkaya wawasan penerapan ilmu kimia dalam dunia Industri, mahasiswa Program Sarjana Kimia, dengan dikoordinir secara resmi oleh Himpunan Mahasiswa Kimia (Himaki) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri pada tanggal 24-27 Juni 2019.

Rombongan dilepas oleh Wakil Dekan III FMIPA Unila Bapak Drs. Amir Supriyanto, M.Si., di pelataran parkir FMIPA pada pagi 24 Juni 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 95 peserta yang terdiri dari 63 peserta angkatan 2018 dan 32 peserta angkatan 2017 didampingi seorang dosen pembina. 

Industri yang dikunjungi yakni PT. Asia Health Energi Beverages (Kratingdaeng), PT. Yakult Indonesia Persada, dan PT. Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat). Selama kunjungan ini banyak pengetahuan aplikatif yang diperoleh, salah satunya mengenai pengolahan limbah di perusahaan itu sendiri.

PT. Asia Health Energi Beverages salah satunya, mengolah limbah cair menjadi air yang jernih dan dapat digunakan dalam proses produksi serta dapat dialirkan ke sungai secara aman. Limbah padatnya dibuat sebagai pupuk tanaman setelah diolah sedemikian rupa. Berdasarkan penjelasan salah satu tour guide perusahaan, prinsip dari perusahaan “dari alam dan akan dikembalikan ke alam”, menjadi fokus utama sebagai eco environmental friendly company.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Industri pertama yang dikunjungi adalah PT. Asia Health Energi Beverages (Kratingdaeng) pada tanggal 25 Juni 2019. Pada kunjungan tersebut, rombongan disambut oleh Bapak Johan Adi Pratama selaku kepala bagian marketing sekaligus sebagai public relation wisata industri. Kegiatan selama berkunjung ke perusahaan ini yaitu pengenalan perusahaan, tour lab, melihat proses pembuatan minuman Kratingdaeng, tanya jawab sekaligus games, makan siang bersama serta penyerahan cinderamata oleh Bapak Sutarno sebagai Deputy Factory Manager General selaku perwakilan PT. Asia Health Energi Beverages (Kratingdaeng)  kepada Muhammad Rezal Fahlefi selaku perwakilan Himaki FMIPA Unila. Rombongan  Himaki pun sebaliknya menyerahkan cinderamata ke pihak PT. Asia Health Energi Beverages. Selepas kegiatan kunjungan industri kemudian perjalanan dilanjutkan dengan rekreasi ke Devoyage Bogor.

Pada hari kedua, 26 juni 2019, industri kedua yang dikunjungi selanjutnya yakni PT. Yakult Indonesia Persada. Rombongan diterima oleh Bapak Gusti dan Ibu Maya selaku perwakilan humas PT. Yakult Indonesia Persada. Kegiatan yang dilakukan meliputi tour lab, melihat proses produksi minuman yakult dan pengemasannya serta tanya jawab seputar perusahaan. Kunjungan diakhiri dengan saling menyerahkan cinderamata. Bapak Gusti mewakili PT. Yakult Indonesia Persada, sedangkan Himaki diwakili oleh Bapak Syaiful Bahri M.Si  selaku Dosen Pembina Himaki FMIPA Unila.

Kunjungan ketiga adalah ke PT. Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat). Pada kunjungan ini rombongan diterima oleh Ibu Lia dan team. Kegiatan di Pocari Sweat ini meliputi penayangan terkait sejarah dari perusahaan dan proses pembuatan minuman itu sendiri. Minuman ini pertama kali diproduksi di Jepang, dengan fungsi sebagai minuman pen-supply ion bagi tubuh. Selama kegiatan juga diberikan kuis seputar produk dan kandungan kimia dalam minuman tersebut. Pada akhir kegiatan, ditutup dengan dilanjutkan penyerahan cinderamata dari kedua belah pihak .

Rinda Harijuliatri Lulusan Pertama Kimia Angkatan 2015

Rinda Harijuliatri, Lulusan Pertama Kimia Angkatan 2015

Jurusan Kimia FMIPA Unila, pada Senin, 17 Juni 2019 melakukan pegujian sidang komprehensif pertama terhadap Mahasiswa s1-Kimia Angkatan 2015. Dalam sidang yang dilangsungkan pada pukul 10.00 – 12.00, mahasiswa a.n Rinda Harijuliatri (biasa disapa “Rinda”), NPM 1517011026 berhasil melewati ujian dan dinyatakan sebagai lulusan pertama dari angkatan 2015.

Rinda melakukan tugas akhir (skripsi) dalam bidang Kimia Organik dengan judul : ““Isolasi, Karakterisasi, serta Uji Bioaktivitas Antibakteri Senyawa Flavonoid Kulit Akar Tumbuhan Pudau (Artocarpus kemando Miq.), di bawah Pembimbing 1 Prof. Dr. Tati Suhartati, M.S., selaku Pembimbing 2 Prof. Dr. Ir. Yandri AS, M.S., dan Penguji Prof. Suharso, Ph.D. Rinda berhasil lulus dengan nilai ujian komprehensif “A”. 

Rinda hingga lulus dengan menyelesaikan sebanyak 146 sks dengan IPK : 3.43, dengan masa studi selama 3,9 tahun. Sosok perempuan yang dilahirkan di Kotabumi pada tanggal 25 maret 1997, diuji setelah memiliki skor EPT (English Proficiency Test) : 467 yang dicapainya pada 30 April 2019. Di mata teman-temannya, Rinda dikenal sebagai perempuan yang baik, lembut dan santun. Rinda yang memiliki hobbi membaca quotes atau kalimat penyemangat dan bernyanyi.

Rinda pada hari yang sama mengawali Ujian Sidang komprehensif bersama 3 orang rekannya, yaitu Ahmad Gilang Arinanda, Rizki Gilang Gumelar dan Dira Avista, pada periode bulan Juni 2019. Pada periode ini dari angkatan 2015, 3 mahasiswa lainnya bersiap melaksanakan seminar hasil penelitian, yaitu Valentino Budi, Siwi Meutia Sadewi dan Eka Fitriana.

Keberhasilan penyelesaian studi s1 dalam masa 4 tahun ini, memacu rekan-rekan Rinda se-angkatan-nya untuk segera menyelesaikan studi dengan melaksanakan seminar hasil dan sidang komprehensif. Dari total keseluruhan Mahasiswa S-1 Kimia Angkatan 2015, yang berjumlah 125 orang, diperkirakan hingga  , sehingga diprediksikan pada bulan Juli 2019, sekitar 15 orang atau sekitar 13% dari keseluruhan jumlah total mahasiswa pada angkatan tersebut akan mampu menyelesaikan studi tepat waktu untuk program sarjana, yaitu selama 4 tahun.

Jurusan Kimia terus berupaya untuk mendorong seluruh mahasiswa Program S1 untuk lulus tetap waktu, 4 tahun. Namun demikian, hingga akhir 2018, kelulusan tepat waktu (KTW) Prodi s1 Kimia telah turun menjadi 4,4 tahun, dari sebelumnya pada 2016 pada 4,7 tahun. Pencapaian KTW mendekati 4,0 tahun terus diupayakan oleh Jurusan Kimia bersama civitas akademika, baik mahasiswa maupun dosen-dosen pembimbing.